July 21, 2026
Untaian Doa dalam Reuni Akbar PTD, IPD, ISID, dan UNIDA Gontor

Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti penutupan Reuni Akbar Alumni Perguruan Tinggi Darussalam (PTD), Institut Pendidikan Darussalam (IPD), Institut Studi Islam Darussalam (ISID), dan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor yang berlangsung di Gedung BPPM Baru Pondok Modern Darussalam Gontor, Ahad (12/7/2026).

Reuni yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-63 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi lintas generasi alumni, tetapi juga momentum spiritual untuk memperbarui komitmen pengabdian kepada umat, bangsa, dan peradaban Islam.

Puncak acara ditandai dengan lantunan doa yang dipimpin oleh Anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Muhammad Nasir Zein, M.A.. Seluruh peserta reuni mengikuti doa dengan penuh khidmat, menengadahkan tangan seraya memohon keberkahan bagi Pondok Modern Darussalam Gontor, UNIDA Gontor, para masyayikh, guru, alumni, serta seluruh keluarga besar Gontor.

Download Naskah Untaian Doa

Dalam doa tersebut, KH Nashir Zein mengawalinya dengan pujian kepada Allah Swt. dan shalawat kepada Nabi Muhammad saw., kemudian memanjatkan doa bagi para pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, para masyayikh, serta seluruh pendahulu keluarga besar Gontor yang telah berpulang ke rahmatullah. Beliau juga memohon ampunan bagi seluruh kaum muslimin, seraya bermunajat agar Allah Swt. menerima seluruh amal kebaikan, menghapus dosa-dosa yang telah lalu, menutupi segala kekurangan dan kekhilafan, serta membimbing seluruh hadirin agar senantiasa istiqamah menapaki jalan yang diridhai-Nya.

Doa itu kemudian berlanjut dengan permohonan agar Allah Swt. menjadikan pertemuan akbar para alumni sebagai majelis yang penuh keberkahan, membawa manfaat, kemuliaan, persatuan, pertolongan, serta keberhasilan dalam mengemban amanah dakwah dan pendidikan. Para alumni juga memohon agar Allah menambahkan ilmu, kemuliaan, kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, serta menjauhkan mereka dari berbagai fitnah, musibah, dan keburukan.

Secara khusus, doa tersebut memohon agar ikatan hati yang telah dipersatukan oleh cinta kepada Allah tetap terpelihara dalam bingkai ukhuwah Islamiyah. Para alumni berharap agar Allah menguatkan hubungan mereka, melapangkan dada dalam memperjuangkan syariat-Nya, serta menjadikan kebersamaan itu sebagai wasilah untuk memperkokoh perjuangan Pondok Modern Darussalam Gontor dalam mencetak kader-kader umat yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa pengabdian.

Menjelang penutupan, doa ditutup dengan permohonan agar Allah menganugerahkan kebaikan di dunia dan akhirat, melindungi seluruh keluarga besar Gontor, menerima seluruh amal ibadah, serta menjadikan peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai momentum lahirnya generasi penerus yang istiqamah melanjutkan perjuangan para pendiri pondok.

Lantunan doa tersebut menjadi penutup yang sarat makna. Setelah dua hari dipenuhi berbagai agenda akademik, silaturahmi, peluncuran program strategis, serta temu lintas generasi alumni, seluruh peserta meninggalkan arena reuni dengan semangat baru untuk terus menghidupkan nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan yang selama ini menjadi jiwa Pondok Modern Darussalam Gontor.

Lebih dari sekadar seremoni penutup, doa yang dipanjatkan bersama itu menjadi penegasan bahwa perjalanan alumni Gontor tidak berhenti pada nostalgia masa lalu. Sebaliknya, ia menjadi ikrar bersama untuk terus menjaga estafet perjuangan, memperkuat jaringan pengabdian, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat, bangsa, dan peradaban, sejalan dengan semangat Milad ke-63 UNIDA Gontor dan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. [Pradi Khusufi Syamsu]

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *